Tuesday, 25 February 2014

// // Leave a Comment

"Tentang Kamu"



Sumber : We Heart It

Cahaya senja mengiringi kepergianmu. Disaat aku sedang benar-benar menancap kuat dalam dirimu. Aku rela melakukan apa saja demi kamu, demi kita, demi cinta. Kamu meminta untuk pergi dan aku tersadar bahwa aku harus rela untuk melepasmu. Melepasmu seperti melepas cahaya senja sore itu, menyakitkan. Lalu perlahan bayangmu hilang ditelan kegelapan. Tetapi belum sepenuhnya hilang, senja akan selalu datang keesokan harinya, begitu pun bayangmu.


Mungkin membiarkanmu pergi adalah sebuah pukulan yang menyadarkanku bahwa aku terlalu banyak berharap. Aku terlena dengan batang pedang yang halus, dan lupa akan ujungnya yang tajam. Aku menyesal tapi aku tak ingin menyalahkanmu, kamu terlalu benar untuk disalahkan, begitupun aku. 

Awal dari cerita ini seperti menulis di lembaran kertas baru, senang, sedih, canda dan tawa tertulis disana. Seperti halnya senja, disaat cerita kita sedang dalam masa indah menurutku, kamu pergi lalu menghilang ditelan kegelapan. Pada akhirnya aku hanya berharap bahwa kamu bukanlah miliku, tetapi jika itu kenyataannya, aku memohon padamu dengan sangat, jangan berhenti memberikan cahaya senja dalam setiap hembusan nafasku, karena bagiku itu sudah seperti sebuah candu, dan aku menyukainya, akan selalu menyukainya. Dan kamu perlu tahu tentang satu hal, bahwa kisah kita berdua akan selalu tersusun rapih dalam sebuah sangkar yang selalu kujaga, sangkar itu bernama hati.

Karya : Adam Adis M

Read More