Tuesday, 8 April 2014

// // 6 comments

Tentang Orang Yang Ditinggal Move On




Dear Diary..

Halah -_-

Jadi beberapa hari atau bahkan beberapa minggu kebelakang ini ide saya lagi seret banget. Saya kayak kehilangan gagasan-gagasan galau dalam otak saya. Iya. Beberapa bulan kebelakang, otak saya sangat encer bila bicara tentang hal-hal yang berbau galau. Saya sempat berfikir bagaimana cara mengembalikan itu, seenggaknya cara mengembalikan gairah nulis tiap hari sebelum tidur, yang mulai memudar.

Setelah berpuasa sekuat dan semampu yang saya bisa. Akhirnya saya menemukan sebuah titik terang, kalo saya enggak bisa berfikir galau lagi karena tidak ada hal yang bisa saya galau-kan. Kehidupan saya saat ini sangat monoton sekali, mandi-makan-sekolah-pulang-makan-mandi-tidur. Selalu saja begitu.

Dan tiba-tiba saat sedang merenung, terlintas di benak saya kata-kata "Patah hati itu romantis." Yap. Kata-kata itu mampu menjawab semua pertanyaan yang tersimpan dalam otak saya. Karena jika dilihat kembali, pada saat patah hati saya banyak menghasilkan tulisan-tulisan, saya produktif menulis. Dan apa iya untuk menjadi produktif nulis saya harus patah hati lagi? saya kurang tau. Tapi saya enggak mau. Akhirnya saya memilih cara lain, saya mulai lagi rajin membaca novel berbagai genre. Saya berharap itu bisa mendorong saya untuk bisa rajin menulis lagi. Hasilnya cukup memuaskan saya mulai rajin nulis lagi, walaupun selalu berakhir dalam kotak draft.

Hmm.. kayaknya curhatnya segitu aja dulu ya. Saya takut kalian malah bosen baca curhatan saya yang ngelantur kemana-mana. Jadi dalam postingan ini saya terinspirasi dari lagu Breakeven dari band The Script. Pertamanya saya rasa lagu ini biasa aja sampai suatu hari ketika saya iseng cari artinya, saya dibuat terkagum-kagum, saya dibuat tidak berkedip selama 0,111 detik. Hebat.

Oke, jadi kita mulai postingannya. Cekidot.

"

Kalian tahu lagu The Script yang judulnya Breakeven? bagi yang belum tahu coba deh dengerin dan cari artinya di google. Setelah memahami lagu itu, saya tahu kalo lagu itu menceritakan seseorang yang, ekhm.. ditinggal move on. Iya. Ditinggal Move On. Sakit memang.

Dalam postingan sebelumnya saya udah bahas tentang move on, kalo belum baca bisa dibaca disini


Lah maksudnya ditinggal move on itu gimana, Dam? 


Jadi ditinggal move on itu adalah suatu keadaan dimana kita masih stuck sedangkan dia udah melangkah ke depan. Sebenarnya dalam hal ditinggal move on ini bisa dilihat dari 2 sudut pandang, bisa kamu yang ditinggal move on atau kamu yang belum bisa move on. Tapi kali ini kita bakal ngebahas yang ditinggal move on.

*naik mimbar*

Oke, hmm ditinggal move on ya?




Semua orang sangat membenci perpisahan dalam sebuah hubungan. Karena jarang sekali setelah perpisahan akan terjalin sebuah hubungan yang nyaman dan tentram. Ya. Kebanyakan setelah berpisah, kita akan saling menjauh. Alasannya karena canggung. Itu lah poin utama dari takut akan adanya perpisahan.

Setelah perpisahan pasti kita bakalan masuk fase kehilangan, kita kehilangan kata sapaan-sapaan dia, kita kehilangan perhatian dia, dan yang terpenting kita kehilangan pasokan pulsa dari si dia. Itu bikin hati cenat-cenut enggak karuan. Itu sih belum seberapa. Setelah fase kehilangan, kalian akan masuk fase mengikhlaskan. Iya kalian harus ikhlas melepaskan dia. Jangan sampe kalian mengharapkan sesuatu, contohnya mengharapkan dia bersujud meminta balikan, itu enggak baik, merusak hati.

Tapi dalam fase mengikhlaskan inilah kesabaran dan kekuatan hati kita diuji. Soalnya bisa aja si mantan kita udah punya pacar, dan apa iya kamu bisa mengikhlaskan gitu aja? Terutama pada pihak yang diputusin, iklhasnya bakalan lama. Atau baru bisa ikhlasnya kalo pacar baru si mantan lebih jelek dari kamu.

Sebenernya keadaan ditinggal move on itu biasa aja. Tapi ketika ditinggal move on dan tenyata masih cinta itu yang enggak biasa. Kita tersiksa oleh perasaan kita sendiri. Kita jadi sering menerka-nerka sesuatu yang emang cuma hasil bayangan kita. Contohnya :

"Kira-kira dia masih cinta enggak ya sama aku."

"Dia pasti punya pacar baru biar dikira udah bisa move on."

"Ah.. pasti pacar barunya itu enggak lebih baik dari aku."

"Dia itu pengen minta balikan, tapi gengsi kali ya."

Itulah contohnya, kita tersiksa oleh hasil terkaan kita sendiri. Cape, lelah, dan makan hati.

Kita dibuat susah untuk tidur karena kepikiran dia terus, eh tapi si mantan malah dengan mudahnya tertidur. Kita masih mencintai dia, tapi dia udah mencintai orang lain.




Her best days will be some of my worst
She finally met a man that's gonna put her first
While I'm wide awake, she has no trouble sleeping
'Cause when a heart breaks, no, it don't break even, even, no




Terus gimana cara nyikapin ditinggal move on? 


Ikhlasin. Dan percaya bahwa dia bukan yang terbaik buat kamu. Cara itu cukup jitu, karena kalo ngelupain itu bakalan susah. Kita enggak bakalan bisa ngelupain sesuatu hal yang pernah menjadi hal terbaik dengan begitu saja. Oleh karena itu, kita harus ikhlas atau merelakan dia, bersama orang lain.



What am I suppose to do when the best part of me was always you?And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're okay?
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces


Karena percayalah, bahwa kita akan menjadi kuat ketika kita pernah merasakan betapa sakitnya terjatuh. Memang saat melihat orang yang kita cintai bersama orang lain, hati kita akan hancur. Tapi kita tahu bahwa hati kita pernah terbangun, bukankah dengan itu tidak ada kata tidak mungkin untuk membangun hati yang telah hancur? kehancuran bukanlah sebuah akhir. Lebih tepatnya bukan sebuah akhir yang bahagia :)  

Untuk memperjelas bagaimana keadaan ditinggal move on, saya kasih kalian video clip-nya. Selamat Menikmati.

  

6 comments:

  1. hahaa ini aku lagi dengerin lagunya :D

    I'm still alive but I'm barely breathing
    Just prayin' to a God that I don't believe in

    ReplyDelete
  2. Memang bener, ikhlas itu cara paling ampuh untuk move on :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap. Dengan mengikhlaskan, semuanya akan terasa lebih mudah :D

      Delete
  3. "Patah hati itu romantis" dimana-mana blog isinya curhatan mulu. Hhahaa :D
    Setuju banget. Move on itu yg penting mengikhlaskan, bukan melupakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih baik isinya curhatan daripada hasil copasan :D Yap. Ikhlas, harus ikhlas.

      Delete